The Treasure of Beras Basah Island, Kota Bontang, Bontang Kuala, Kalimantan Timur
Pulau Beras Basah Bontang Kuala
Bontang Lestari, Kota Bontang, Kalimantan Timur
Halo, Sobat Tourism!
Aku, Rainy. Aku seorang mahasiswi semester 3 (tiga) yang sedang berkuliah di Kampus Politeknik Negeri Samarinda Jurusan Pariwisata Prodi Usaha Perjalanan Wisata. Ini adalah artikel kelima yang aku terbitkan di blog ini. Sebelumnya, aku sudah menerbitkan artikel mengenai tempat wisata edukatif di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Yaitu "Mangrove Center Graha Indah" sebagai blog keempatku. Sekarang, kita akan menjelajah ke destinasi alam selanjutnya di Kota Bontang, Kalimantan Timur!
Pulau Beras Basah. Pulau ini merupakan pulau yang jauh dari aktivitas penduduk. Letaknya yang berada di tengah laut membuat pulau ini terlihat ekslusif. Pulau ini juga tidak jauh dari Pulau Segajah, pulau yang hanya timbul disaat laut sedang surut. Pulau Beras Basah memiliki hamparan pasir yang putih dan air laut yang biru tosca―sehingga air lautnya terlihat jernih. Menjadi sebuah rahasia umum jika laut ini menyimpan banyak terumbu karang, anemon laut dan ikan - ikan yang sangat cantik.
Bila kalian dari Kota Samarinda, kalian bisa langsung menuju ke Kota Bontang melalui jalur darat. Jarak yang ditempuh sejauh 119 km dalam waktu 3 jam lebih. Sesampai di Kota Bontang, kalian langsung menuju daerah Bontang Kuala untuk melakukan penyebrangan ke Pulau Beras Basah menggunakan kapal yang bisa kalian sewa dengan durasi penyebrangan selama 40 menit lebih dari Bontang kuala.
Di Pulau Beras Basah kalian dapat melakukan aktivitas bahari seperti freediving jika kalian suka menyelam, snorkeling jika kalian hanya ingin berenang diatas permukaan laut, bermain banana boat atau hanya sekedar bermain pasir. Di sana juga ada penyewaan gazebo seharga Rp 30.000 untuk biaya kebersihan. Dan jika kalian ingin camping, di sana juga menyewakan lahan untuk camping seharga Rp 100.000 untuk biaya kebersihan. Jangan takut kelaparan, walaupun jauh dari pemukiman penduduk, di sana juga tersedia UMKM lokal yang bisa kalian beli. Selain itu di sana juga ada penyewaan alat snorkeling yang bervariasi. Namun, alangkah baiknya kalian membawa peralatan snorkeling sendiri. Karena di sana penyewaannya per jam, bukan seharian.
Saat di Pulau Beras Basah, aku menggunakan jasa snorkeling guide. Karena aku tidak terlalu pandai untuk snorkeling. Dari Samarinda, aku sudah menyiapkan alat dokumentasi seperti kamera GoPro Hero 12 untuk memotret aktivitas snorkeling - ku selama di Pulau Beras Basah.
Banyak terumbu karang yang masih hidup dan banyak juga yang sudah rusak. Namun, Pulau Beras Basah masih tampak cantik dengan terumbu karang dan anemon yang masih ada. Sebelumnya, aku hanya melihat ikan nemo di film dan ketika aku snorkeling di Pulau Beras Basah, aku menemukan hewan lucu ini sedang berkeliaran di atas sarangnya. Sebuah pengalaman pertama yang memuaskan!
Jika kalian melakukan aktivitas air, siapkan budget lebih, ya. Karena biaya bilas di sini perlu membayar Rp 5.000 / air. Kemarin aku habis Rp 20.000 untuk 4 air 😆 But, it's ok. Overall still worth to try!
Aku ingin membagikan beberapa dokumentasi kami selama snorkeling di Pulau Beras Basah, HEHE.
Sekian pengalamanku berkunjung di Pulau Beras Basah. Sampai jumpa di blog - ku selanjutnya!
Jangan lupa kunjungi:
Seluruh blog - ku di everythingisaboutourism
Anggerainy di instagram.com/who0osrainy_
Good
BalasHapus